Adsense

Senin, 06 Maret 2017

DDS Controller LU5DJV & VU3CNS

Cukup banyak yang menyukai rancangan pcb LU5DJV dengan berbagai model. Atas saran beberapa pemakai, agar tombol dipindah kesebelah kanan layar LCD dan sebelah kiri encoder switch. Saat ini saya membuat untuk dds controller dua rancangan sekaligus, yaitu LU5DJV V1.2b dan VU3CNS. Di dalam versi ini sudah tersedia penguat MMIC, agat bisa keluar signal 10mW dari 1-35Mhz. 




Di atas encoder switch.disediakan tempat untuk meter menggunakan bar led dan IC LM3914. Meter led ini bisa digunakan untuk S-Meter, RF out, SWR dsb

MMIC MAR-8 digunakan sebagai penguat DDS AD9850/1 agar bisa digunakan secara langsung sebagai signal generator maupun LO pada mixer dioda (10mW)

  

Kamis, 12 Januari 2017

DDS Controller LU5DJV

Booming DDS AD9850 terjadi sejak 2014, dan banyak tersedia di Ebay dengan harga sekitar US$5. Dengan makin berkurangnya pasokan, DDS AD9850 sudah merangkak di angka $10.

DDS sangat praktis digunakan sebagai signal generator untuk menguji perangkat maupun sebagai LO dari sebuah perangkat transceiver. Mimpi buruk membuat LO sudah lewat. Selain praktis dan kecil, DDS bisa bekerja dari 0-20Mhz, cukup untuk membuat beberapa band kerja di HF Trx. Kelemahan utama DDS adalah masalah nois figure yang cukup besar (-80dbc), kalah jauh dibandingkan dengan VFO atau VCO-PLL (< -120dbc). Dengan NF sebesar itu, memang sulit untuk mendengar dengan jelas sinyal-sinyal si bawah S5.

Th 2011 sata pernah membuat DDS controller-nya om VU3CNS dengan AD9851, hasilnya cukup lumayan. Kali ini saya mencoba membuat DDS dengan kontroler yang dibuat LU5DJV, Ada 3 versi yang saya buat. Lihat gambar di bawah.




Semua pcb menggunakan bahan epoxy dual layer. Bagi yang berminat dengan pcb atau kit silahkan hubungi Indra YD1JJJ di 087870168000 (SMS/WA), email yd1jjj at gmail dot com, atau  Facebook

Referensi :


BITX RF SPEECH CLIPPING PROCESSOR

BITX RF SPEECH CLIPPING PROCESSOR Pada waktu saya me-release RF speech processor untuk hand mic MH-36 (Yaesu FT817, FT857, FT897, dll), ada pengguna BITX yang bertanya, apakah bisa dipasang pada pesawat BITX. Saya menjawab: "Tentu saja BISA", tetapi saya balik bertanya? "Kenapa tidak mengubah BITX supaya bisa mempunyai fitur RF speech processor?". 

Ternyata masih banyak yang bingung membedakan 
 1. Audio Speech Processor, dan 
 2. RF Speech processor 

Kebanyakan hanya memahami item pertama, jarang sekali yang mengerti item kedua. 
"Cara" pengolahan sinyal kedua processor tersebut sama, biasanya dengan AGC, ALC, maupun clipper (diode maupun transitor. Fungsi keduanya adalah untuk meningkatkan Average power atau daya rata dari sebuah transmitter, BUKAN meningkatkan peak power (daya puncak). Biasanya daya rata2 perangkat kurang dari 25% dari daya puncak, kecuali kita teriak atau bersiul. Peningkatan sinyal di spektrum audio maksimal hanya 3db (2x), tetapi di spektrum RF bisa sampai 8db (6x). 

Kenapa rf clipping speech processor lebih superior? Karena pemotongan sinyal dilakukan pada rf carrier BUKAN pada audio-nya, walaupun sinyal carriernya dipotong dan mengasilkan sinyal harmonik, tetapi sinyal harmonik ini akan ditekan oleh filter kedua, dan tidak merusak kualitas audio. 

Hampir semua HF transceiver pabtikan mempunyai audio speech processor, tetapi RF speech clipping processor hanya ditemui pada radio2 kelas high end. 

Di bawah adalah rangkaian sederhana untuk meningkatkan daya rata2 BITX transceiver sampai +8db (1S), cukup lumayan, tanpa harus mengubah PA linear. 





Rangkaiannya terdiri dari : 
- Xtal filter 8Mhz (untuk BITX dengan IF 8Mhz), dengan matching impedansi 50 ke 200 ohm 
- penguat RF +25db, dan gain adjustment 
- Diode Clipper, dan clipping adjustment. 
- Relay on/off untuk mematikan RF SPeech Clipping 

Dalam gambar skema BITX, pemasangan modul ini cukup sederhana, anda hanya memotong kapasitor di input penguat balanced modulator dan hubungkan dengan rangkaian RF speech clipping. 

Untuk menhidup-matikan processor, menggunakan saklar yang mengubungkan relay dengan catu daya 12V. 

Agar xtal filter di modul rf speech clipping processor identik dengan filter utama di BITX, sebaiknya mencari 8x xtal yang seragam, agar bisa dibuat 2 buah xtal filter. 

Karena modulnya cukup kecil, anda bisa menyisipkan di atas pcb BITX. Anda juga bisa memasang rangkaian ini pada BIXEN, maupun SSB transceiver lainnya dengan impedansi jalur 50-100 ohm, dan menggunakan xtal filter yang sama. 

 Skema dan pcb layout bisa di download pada http://s000.tinyupload.com/?file_id=87793442361863914428 (matikan IDM). 

Mudah2an cukup membantu temen2 BITX'er. 

PERHATIAN, peningkatan daya rata2 sampai 8db (6x) juga akan meningkatkan konsumsi arus secara tajam. Jangan lupa gunakan PSU dengan arus yang mencukupi dan gunakan heatsink untuk transistor final yang cukup besar. 

Referensi : - http://forums.qrz.com/index.php… 
- http://www.jessystems.com/SSB%20Transceiver%20part%201.pdf 
- http://www.jessystems.com/SSB%20Transceiver%20Part%202.pdf 
- http://blekokqrp.blogspot.co.id/…/rf-clipping-speech-proces… 
- http://blekokqrp.blogspot.co.id/…/rf-speech-procesor-for-ss… 
- http://www.eham.net/reviews/detail/2732 
- https://pa0fri.home.xs4all.nl/…/DSBclip…/dsb-clipper.eng.htm 
- http://www.hayseed.net/…/…/IC-7000/Modulation_Processing.pdf 
- http://www.eham.net/ehamforum/smf/index.php?topic=69092.0

Jumat, 07 Oktober 2016

TRIJEE V2.0 3 BAND HF SSB TRANSCEIVER

Rancangan baru, TRIJEE V2.0 3 BAND SSB TRANSCEIVER
Trijee adalah 3 band ssb (lsb/usb) HF trx yang paling kompak, kecil, sederhana yang pernah saya buat. Ukuran PCB (monoboard) "hanya" 10cm x 18.5 cm, atau bisa dipecah menjadi dua board terpisah (exciter & PA Linear). Agar sistem ini bisa bekerja tentu saja harus menggunakan LO (tidak tersedia di PCB). Anda bisa menggunakan DDS apa saja yang mempunyai kontrol band (VU3CNS, LU5DJV, om Dian Kurniawan, HT717-nya om Syaiful Arif, dsb). Kontrol band harus active high agar bisa di decode oleh IC ULN2003.atau menggunakan kontrol manual
Rancangan ini menggunakan konsep BITX exciter dengan beberapa pembenahan :
- Xtal filter menggunakan xtal 8-10Mhz atau menggunakan filter pabtik dengan penambahan matching impedance.
- IF amplifier MC1349/MC1350 dengan AGC dan IF GAIN control
- Front end mixer bisa menggunakan TFM-335, TUF1, TFM2, ADE-1
- 3 BAND kerja yang bisa anda pilih sendiri sesuai kebutuhan dengan LO-DDS yang sesuai.
- RF power bisa disesuaikan kebutuhan dari 15W - 80W
- Rangkaian transmitter menggunakan TIA (terminated insensitive amplifier) dari Wes Hayward W7ZOI untuk mengurangi masalah self osilasi yang sering muncul.
- Attenuator pad di input PA linear untuk menyesuaikan input RF
- terminasi di setiap penguat linear untuk mengurangi masalah self osilasi dan IMD (intermodulation distortion)
Dengan pcb epoxy dual layer, akan memberikan keuntungan sbb :
- tanpa jumper kabel di dalam pcb
- mempunyai jalur ground yang luas pada top layer.
- soldermask dengan perak timah, memudahkan dalam penyolderan (terutama bagi pemula). Karena pad penyolderan ditempatkan pada bottom layer, maka tidak akan mleber ke mana-mana.
- Hasil penyolderan lebih kuat.
- tapi kekurangannya juga ada, susah nyopot komponennya.








Sabtu, 13 Agustus 2016

4 Way RX Antenna Splitter

Biasanya para kontester dan DX'er tidak cukup dengan sebuah receivier. Dengan sebuah antenna untuk beberapa receiver tentu saja butuh itung-itungan agar terminasi tetep di 50 ohm.
Rancangan di bawah bisa bekerja dari 1-400Mhz dan menggunakan splitter TSC-2-1 dari miniicircuit. MAR-6 (dari Minicircuit juga) digunakan sebagai RF amplifier dengan penguatan sekitar 18db. MAR-6 adalah MMIC dengan rentang kerja dari DC-2Ghz dengan NF +/- 3db. Dengan MAR-6, IIP3+ sekitar 18dbm. Dengan MAV-11, IIP3+ sekitar +26dbm
Agar bisa bekerja pada band HF, disediakan LPF < 30Mhz untuk menhalau sinyal-sinyal kuat dari FM broadcast.





Referensi :
- TSC-2-1
- MAR-6+
- RX SPLITTER
- MAV-11

Jumat, 12 Agustus 2016

RF Clipping Speech Processor

RF Clipping Speech Processor



Harga @ 190 ribu + ongkir, sudah ongkir di p Jawa (JNE/Pos). Modul sangat terbatas. 
Foreign buyer please email me . Price US$22 + US$5 (P&P). 
referensi :
- http://jwm.de/afu/index0.htm
- http://www.sadxa.org/n7ws/S_PROC.pdf
- http://www.kg4jjh.com/pdf/RF%20Speech%20Clipper.pdf
- http://www.radiomanual.info/s…/ACC_audio/Datong_RFC_user.pdf

Menggunakan perangkat QRP harus sabar dan telaten, terutama untuk mode voice. Meningkatkan "kekuatan" antenna adalah cara yang lazim untuk meningkatkan penerimaan signal di sisi lawan bicara.
Jika kita bekerja di band 30M, 20M, 15M, dan 10M mungkin tidak ada masalah. Dengan yagi antenna beberapa elemen, sudah bisa menjadi alternatif cara meningkatkan kekuatan signal sebesar 6-10db (1-1.5 S), cukup lumayan untuk melawan QRM yang timbul. Bagaimana kalau bekerja di band 160M, 80M, dan 40M? Sepertinya sangat sulit membuat high gain antenna seperti di atas.
Alternatif lainnya adalah meningkatkan "kekuatan suara" (talk power) dengan meningkatkan daya rata-rata dari transmitter-nya. Beberapa perangkat SSB transceiver buatan pabrik, biasanya sudah built-in audio speech processor atau/dan rf speech compressor.

Apa perbedaan antara audio speech processor dan rf speech processor?

AUDIO SPEECH PROCESSOR, adalah "pengolahan signal audio" di dalam spektrum audio (di bawah 20khz). Cara yang paling umum adalah menggunakan audio compressor yaitu dengan menambahkan AGC audio di bagian inputnya, Biasanya akan menambah s-meter sebesar 2-3db. Cara lain yaitu menggunakan pemotongan signal amplitudo suara, tetapi efeknya akan menghasilkan harmonik suara yang sangat mengganggu, sehingga pemotongan amplitudo tidak boleh terlalu besar. Audio 400Hz, akan menghasilkan harmonik 800Hz, 1200Hz, dst yang akan bercampur dengan suara aslinya, sehingga akan mengurangi detail suara. Audio speech processor ini biasanya sebagai kelengkapan low end ssb transceiver.

RF SPEECH PROCESSOR, adalah "pengolahan signal audio" di dalam spektrum RF (>100Khz). Yang paling banyak digunakan adalah sistem ALC. Tetapi sistem ALC tidak maksimal, karena RF dikompresi tak lebih dari 3dB untuk mengurangi risiko kerusakan linear PA. Yang paling superior adalah sistem RF Clipping Processor, sistem ini akan akan menambah penerimaan sebesar 6-10db (1-1.5S). dan biasanya hanya terdapat di mid dan high end SSB transceiver. Kualitas suaranya jernih dan modulasi terasa sangat MENONJOL dan TEBAL, cocok digunakan untuk check-in, kontes, dan DX. Bagi anda yang senang regchewing, kurangi ratio pemotongan signalnya. RF Clipping processor menggunakan cara pemodulasion low level ssb, diolah, dan dikembalikan ke audio kembali. RF clipping processor, TIDAK meningkatkan peak-power, tetapi meningkatlan average power (daya rata-rata)

Cara kerjanya (lihat diagram blok) :
- Audio diumpan ke modulator (NE602 dengan carrier misal 459Khz)
- Output moulator akan di filter dengan keramik filter 455Khz dengan lebar 6Khz
- RF yang termodulasi (SSB atau DSB) akan diperkuat +45db untuk menghasilkan sinyal SSB sebesar minimal 2V
signal RF di potong dengan diode limiter (2x 1N4148), jika signal inputnya sekitar 4V, maka diode limiter akan memotong signal RF sehingga tinggal 0.7V
- pemotongan signal rf mengahsilkan signal harmonik (910Khz, dst), maka signal RF tersebut harus difilter kembali
Output RF di umpan ke demodulator NE602 untuk dikembalikan menjadi signal audio
- Hasilnya outputnya adalah signal audio yang bersih dengan amplitudo yang lebih seragam di spektrum audio < 6Khz.
Untuk mengatur besar kecil-nya pemotongan sinyal (clipping), R 68ohm bisa diganti dengan resistor 68ohm - 470 ohm. Karena di dalam perangkat biasanya sudah tersedia pengatur level microphone, maka potensio tudak disertakan.






Skema di atas menggunakan 2x NE602. Ukuran pcb 4.4cm x 3 cm, dan bisa dimasukkan ke dalam Handmic Yaesu MH-31 tanpa kesulitan. 
Peinsipnya, RF clipper processor ini digunakan untuk mengganti mic dynamic yang ada.

Spesifikasi :
- Bandwitdh 6Khz, menggunakan 3x filter original Murata CF CFUM455G/H
- Menggunakan penguat broadband


Kamis, 04 Agustus 2016

BUITENZORG 1.4 LSB/USB/CW 40M 2W QRP LSB/USB TRANSCEIVER + VXO

Buitenzorg 1.4 merupakan module monoboard monoband menggunakan basis skema Buitenzorg 1.2 dengan menambahkan mode CW(A1), audio filter CW dan mosfet CW switch. 

Spesifikasi teknis (assembled board = US$78 + P&P)

  • Menggunakan High dynamic range diode Mixer (Minicircuit TFM-335 ,TFM-150
  • Mode : LSB/USB/CW
  • Sensitifitas : 0.5uV
  • Selektifitas : 2.6Khz-2.9Khz
  • 500Hz audio CW filter 
  • IF 20 Mhz + 6 pole xtal filter
  • Local Osc. : VXO (7.00-7.12Mhz) atau DDS (optional)
  • Audio output : 2W/8 ohm maks
  • RF output : 2W pada 50 ohm
  • Bisa dikembangkan sebagai basis multiband transceiver dengan menambahkan LO-DDS atau LO-PLL, multiband BPF, dan multiband LPF
  • PCB epoxy dual layer











Grafik filter LSB


Grafik filter USB


Intermodulation Distortion 2W PA linear < -50dbc